Senin, 18 Desember 2017

Doa sebelum membaca Al-Quran

اَللَّهُمَّ عَظِمْ رَغْيَتِى فِى الْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ نُوْرًالِبَصَرِىْ وَشِفَاءًلِصَدْرِىْ وَذَهَابًا لِهَمِّىْ وَحُزْنِىْ. اَللَّهُمَّ زَيِّنْ بِهِ لِسَانِى وَجَمِّلْ بِهِ وَجْهِى وَقَوِّ بِهِ جَسَدِى وَثَقِّلْ بِهِ مِيْزَانِى وَرْزَقْنِى حَقَّ تِلَاوَتِهِ, وَقَوِّنِى عَلَى طَا عَتِكَ آَنَاءَاللَّيْلِ وَاَطْرَافَ النَّهَارِوَاحْشُرْنِى مَعَ النَّبِىِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ الْاَ خْيَارِ.

sholawat tahrim

الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْك, يَا إِمَامَ الْمُجَا هِدِيْن يَا رَسُوْلَ اللهِ
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْك, يَا نَاصِرَ الْهُدَى يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهِ
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْك, يَا نَا صِرَ الْحَقِّ يَا رَسُوْ اللهِ
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْك
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
يَا مَنْ أَسْرَى بِكَ الْمُهَيْمِنُ لَيْلًا نِلْتَ مَانِلْتَ وَالْأَنَا مُ نِيَامُ,
Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi Engkau memperoleh
apa yang kauperoleh sementara semua manusia tidur
وَتَقَدَّمْتَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّى كُلُّ مَنْ فِى السَّمَاءِ وَاَنْت الْإِمَامُ,
Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu dan engkau menjadi imam
وَاِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيْمًا, وَسَمِعْتَ النِّدَاءَ عَلَيْكَ السَّلَامُ,
Engkau diberangkatkan ke Sitratul Muntaha karena kemulianmu
 dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu
يَا كَرِيْمَ الْأَخْلَاقِ, يَا رَسُوْلَ الله,
Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah
صَلَّى اللهَ عَلَيْك, وَعَلَى آلِكَ وَأَصْحَا بِكَ أَجْمَعِن.
Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْك, يَا إِمَامَ الْمُجَا هِدِيْن يَا رَسُوْلَ اللهِ
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْك, يَا نَاصِرَ الْهُدَى يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهِ
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْك, يَا نَا صِرَ الْحَقِّ يَا رَسُوْ اللهِ
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْك
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
يَا مَنْ أَسْرَى بِكَ الْمُهَيْمِنُ لَيْلًا نِلْتَ مَانِلْتَ وَالْأَنَا مُ نِيَامُ,
Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi Engkau memperoleh
apa yang kauperoleh sementara semua manusia tidur
وَتَقَدَّمْتَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّى كُلُّ مَنْ فِى السَّمَاءِ وَاَنْت الْإِمَامُ,
Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu dan engkau menjadi imam
وَاِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيْمًا, وَسَمِعْتَ النِّدَاءَ عَلَيْكَ السَّلَامُ,
Engkau diberangkatkan ke Sitratul Muntaha karena kemulianmu
 dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu
يَا كَرِيْمَ الْأَخْلَاقِ, يَا رَسُوْلَ الله,
Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah
صَلَّى اللهَ عَلَيْك, وَعَلَى آلِكَ وَأَصْحَا بِكَ أَجْمَعِن.
Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu


PENGERTIAN DAN FUNGSI ADMINISRTASI PENDIDIKAN

MAKALAH
PENDIDIKAN
Diajuakan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Administrasi Dan Supervisi Pendidikan


Disusun Oleh Kelompok 4
Alfi Syahrin
Arfiani. S
Ajah Rahmah
PAI/V/C
Dosen Pengampu:
Dra. Sri Mulyati. MA
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
AULIAURRASYIDIN
TEMBILAHAN
T.A. 2017/ 2018

BAB II
PEMBAHASAN
PENGERTIAN DAN FUNGSI ADMINISTRASI PENDIDIKAN
A.    Pengertian Administrasi Pendidikan
Administrasi pendidikan ialah segenap proses pengarahan dan pengintegrasian segala sesuatu, baik baik personel, spiritual maupun material yang bersangkut paut dengan pencapaian tujuan pendidikan.  Jadi, di dalam proses administrasi pendidikan segenap usaha orang-orang  yang terlanbat di dalam proses pencapaian tujuan itu diintegrasikan, diorganisasikan dan dikoordinasikan secara efektif, dan semua materi yang diperlukan dan yang telah ada dimanfaatkan secara efisien.[1]
Dapertemen pendidikan dan kebudayaan RI dikatakan bahwa administrasi pendidikan adalah suatu proses keseluruhan, kegiatan bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoornasian, pengawasan, pembiayaan, dan pelaporan dengan menggunakan atau memanfaatkan fasilitas yang tersedia, baik personel, material, maupun spiritual untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efesien[2]
Hadari Nawawi menjelaskan bahwa administrasi pendidikan adalah rangkaian kegiatan atau seluruh proses pengendalian usaha kerjasama sejumlah orang untuk mencapai tujuan pendidikan secara berencana dan sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu, terutama berupa lembaga pendidikan.[3]
Dari bebrapa definisi admisistrasi pendidikan yang telah dikemukakan diatas ternyata bahwa di dalam setiap kegiatan administrasi terdapat beberapa unsure yang selalu kait-mengait satu sama lain.

Beberapa unsur pokok didalam administrasi yang dimaksud ialah:
1.      Adanya sekelompok manusia (sedikitnya dua orang)
2.      Adanya tujuan yang hendak dicapai bersama.
3.      Adanya tugas/fungsi yang harus dilaksanakan (kegiatan kerja sama)
4.      Adanya peralatan dan perlengkapan yang diperlukan.
Semua unsur tersebut harus diatur dan dikelola sedemikian rupa sehingga mengarah kepada tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditentukan.[4]
B.     Menajemen Dan Administrasi Pendidikan
Istilah Menajemen hampir sama artinya dengan administrasi pendidikan ialah Menajemen. Hanya dewasa ini istilah Menajemen lebih terkenal dan umum dipakai di dalam dunia perusahaan/ekonomi dari pada di dalam dunia pendidikan.
Kata “menajer” kita artikan “kepala sekolah” atau “pemimpin” pendidikan yang lain; kata “penyaluran” (menyalurkannya) kita artikan kemana anak didik kita itu kita arahkan supaya dapat bekerja (sekolah kejuruan) atau untuk dapat melanjutkan kesekolah lebih tinggi; dalam hal ini menyangkut soal tujuan pendidikan. Dengan demikian maka keseluruhan definisi menajemen tersebut pada prinsipnya mengandung arti yang sama dengan administrasi pendidikan.
Demikian pula fungsi-fungsi pokok yang biasa dibicarakan dalam menajemen perusahaan seperti, planning, organizing, actuating/staffing, commanding/deregting, coordinating, controlling/suvervision, communicating, dan sebagainya. Juga merupakan fungsi-fungsi pokok administrasi pendidikan. Dengan demikian, makin jelas bagi kita bahwa kata menajemen dan administrasi pendidikan keduanya dapat untuk menjelaskan pengertian yang bersamaan.[5]

C.     Administrasi Pendidikan Dan Administrasi Sekolah
Ngalim Purwanto, berpendapat bahwa administrasi pendidikan mengandung pengertian lebih luas dari pada administrasi sekolah. Administrasi sekolah merupakan bagian dari administrasi pendidikan. Administrasi pendidikan meliputi keguatan-kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan pendidikan disuatu Negara atau bahkan pendidikan pada umumnya. Sedangkan administrasi sekolah kegiatan-kegiatannya terbatas pada pelaksanaan pengelolaan pendidikan di sekolah sehingga kita mmengenal adanya administrasi sekilah dasar, administrasi sekolah lanjutan, administrasi perguruan tinggi dan sebagainya. Semua itu termasuk di dalam dan merupakan bagian dari administrasi pendidikan.
Meskipun demikian, karena sekolah merupan lembaga yang didalam kegiatan-kegiatannya secara langsuang menagani. Subjek didik atau anak didik yang pada hakikatnya merupakan subjek yang dikenai sasaran tujuan pendidikan, maka titik berat pembicaraan tentang runang lingkup administrasi pendidikan pada umumnya ditekankan pada kegiatan-kegiatan yang menyangkut sekolah seperti kepemimpinan kepala sekolah, supervisi terhadap guru-guru, bimbingan terhadap siswa, dan sebagainya[6].

D.    Ruang Lingkup Administrasi Pendidikan
Ruang lingkup administrasi pendidikan sangat luas, meliputi sekalian usaha, proses tindakan penyelenggaraan, pelayanan, bimbingan, pengaturan dan mengawasi semua personal yang terlibat dalam kegiatan administrasi, termasuk pula masalah kepemimpinan, bagaimana sikap dan sifat seseorang pemimpin yang dikehendaki dalam pendidikan type-type kepemimpinan nama yang sesuai, syarat-syarat apa yang diperlukan sebagai seorang pemimpin yang baik[7].
Menurut Ngalim Purwanto, ruang lingkup admnistrasi pendidikan dikelompokkan kepada tujuh kelompok, yakninya:
1.      Admnistrasi tatalaksana sekolah
2.      Administrasi guru dan pegawai sekolah
3.      Admnistrasi muurid/ siswa
4.      Admnistrasi supervise pengejaran
5.      Administrasi pelaksanaan dan pembinaan kurikulum
6.      Administrasi perencanaan dan pendirian bangunan sekolah
7.      Administrasi hubungan sekolah dan masyarakat[8].

Menurut Hadari Nawawi, ruang lingkup administrasi pendidikan meliputi bidang-bidang kegiatan sebagai berikut:
1.      Manajemen administrasi. Bidang kegiatan ini bertujuan mengarahkan agar semua orang dalam organisasi/kelompok kerjasama mengerjakan hal-hal yang tepat sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
2.      Manajemen operatif. Kegiatan ini bertujuan mengarahkan dan membina agar dalm mengerjakan pekerjaan yang menjadi beban tugas masing-masing, setiap orang melaksanakannya dengan tepat dan benar.[9]

E.     Pentingnya Administrasi Pendidikan
Administrasi pendidikan atau administrasi sekolah tidak hanya menyangkut soal-soal tata usaha sekolah, tapi menyangkut semua kegiatan sekolah. Yang harus diatur sehingga menciptakan suasana yang memungkinkan terselenggaranya kondisi-kondisi belajar mengajar yang baik sehingga mencapai tujuan pendidikan.
Tanpa administrasi dan kepemimpinan yang baik, sulit kiranya bagi sekolah untuk berjalan lancar menuju kearah tujuan pendidikan dan pengajaran yang seharusnya dicapai sekolah itu. Banyak sekali peristiwa dan kesulitan serta hambatan yang mungkin terjadi tanpad diduga sebelumnya, yang mengharuskan guru-guru dan kepala-kepala sekolah memikul tanggung jawab dan mengambil kebijakan. Suatu sekolah dapat berjalan baik dan berarah jika setiap tahun sekolah itu menentukan dan membuat dahulu rencana dan kebijakan (policy) yang akan dijalankan pada tahun itu; juga informasi-informasi yang menunjukkan bagaimana rencana dan kebijakan itu dapat dilaksanakan dengan baik hendaknya dikumpulkan. Rencana atau program dan kebijakan sekolah hendaknya selalu disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat dan pembaharuan pendidikan[10].

F.      Fungsi Administrasi Pendidikan
Fungsi administrasi pendidikan meliputi:
1.      Planing atau perencanaan.
Perencanaan merupakan kegiatan awal yang harus dilakukan dan juga merupakan persiapan dalam kegiatan administrasi, dan dianggap syarat mutlak bagi setiap organisasi atau lembaga baik perorangan maupun kelompok.[11]
Rancangan yang disusun dalam konteks pendidikan menurut Dr. Hadari Nawawi meliputi:
a.       Perumusan tujuan yang hendak dicapai
b.      Penentuan bidang/ fungsi unit sebagai bagian-bagian yang akan melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan
c.       Menetapkan jangka waktu yang diperlukan
d.      Menetapkan metode atau cara mencapai tujuan
e.       Menetapkan alat yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan efesiensi pencapaian tujuan
f.       Merumuskan rencana evaluasi atau penilaian untuk mengukur tingkat pencapaian tujuan.
g.      Menetapkan jumlah dan sumber dana yang diperlukan.[12]

Dengan demikian rancangan kegiatan administrasi pendidikan yang harus dirumuskan mencakup 7 faktor:
a.       Faktor tujuan
b.      faktor bidang/ bentuk kegiatan
c.       faktor metode
d.      faktor alat
e.       faktor penilaian faktor dana[13]
2.      Organizing atau pengorganisasian.
Pengorganisasian adalah aktivitas penyusunan, pembentukan hubungan kerja antara orang-orang/ organ-organ sehingga terwujud suatu kesatuan usaha dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan atau penyusunan bagian-bagian yang terpisah sehingga terjadi suatu kesatuan dan tindakan untuk mencapai tujuan tersebut.[14]
 Dalam langkah pengorganisasian ini, ada dua hal pokok yang menjadi perhatian:
a.        Penciptaan mekanisme atau tata kerja, seirama dengan pola struktur organisasi yang dibuat-ditetapkan.
b.        Penentuan dan pendistribusian kerja yaitu, penyebaran dan pembagian tugas/pekerjaan sekaligus pelaksanaan-pelaksanaan beserta kewenangan dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh masing-masing anggota/ staf pengurus organisasi.[15]
3.      Fungsi Penggerakan atau Actuation. 
Aktuasi artinya menggerakkan orang-orang dalam organisasi agar mau bekerja dengan penuh kesadaran secara bersama-sama mencapai tujuan yang diharapkan.[16]
4.      Controlling atau Pengawasan.
Pengawasan merupakan  kegiatan-kegiatan dan tindakan-tindakan untuk mengamankan rencana dan keputusan yang telah dibuat atau yang sedang dilaksanakan.[17]
Dalam buku Ahmad Sabri dijelaskan dalam bagian supervisi, bahwa setiap pelaksanaan daripada program pendidikan memerlukan adanya pengawasan atau supervisi.[18]
Selanjutnya ditambahkan fungsi administrasi pendidikan dalam buku Ahmad Sabri adalah pengarahan, koordinasi, dan evaluasi. Pengarahan maksudnya member bimbingan dan petunjuk yang diberikan sebelum kegiatan pelaksanaan dilakukan, untuk memelihara, menjaga dan mengajukan organisasi melalui orang-orang yang terlibat, baik secara structural maupun fungsional agar setiap kegiatan yang dilakukan nanti tidak terlepas dari usaha pencapaian tujuan pendidikan.[19]
Koordinasi adalah mengsingkronkan dan meluruskan semua kegiatan unit dapertemen/satuan organisasi menuju tercapainya tujuan/hasil akhir yang sama, koordinasi menyangkut semua orang, kelompok unit organisasi dan semua kegiatan dalam setiap organisasi dimana orang bekerjasama. Tanpa koordinasi terjadi pemborosan uang, tenaga dan waktu yang sangat banyak.[20]
Evaluasi adalah untuk mengetahui berhasil atau tidaknya suatu program. Jadi, evaluasi sebagai fungsi administrasi pendidikan, pendidikan adalah aktifitas-aktifitas untuk menentukan sampai dimana hasil dan tujuan-tujuan pendidikan itu telah tercapai.[21]



BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Dari uarian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa administrasi adalah semua kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan. Selanjutnya pengertian administrasi pendidikan adalah tindakan mengkoornisasikan perilaku manusia dalam pendidikan, agar sumber daya yang ada dapat ditata sebaik mungkin, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara produktif atau dengan kalimat lain dapat disimpulkan bahwa administrasi pendidikan adalah kegiatan yang dilakukan di instansi pendidikan secara beersama-sama untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang diinginkan.
Secara umum tujuan administrasi pendidikan adalah untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas penyelenggaraan kegiatan operasional pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan. Adapaun yang menjadi tujuan utama pendidikan adalah untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan peserta didik agar menjadi warga Negara yang memiliki kualitas, sesuai dengan cita-cita bangsa berdasarkan pancasila.
Adapun manfaat administrasi pendidikan adalah sangat banyak, namun dapat disimpulkan bahwa manfaat administrasi pendidikan adalah mempermudah pencapaian tujuan pendidikan, dengan administrasi pendidikan semua yang diinginkan dalam pendidikan mudah untuk dicapai.
Selanjutnya fungsi administrasi pendidikan adalah dapat dikategorikan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengerakan, pengawasan, pengarahan, dan fungsi evaluasi dalam bidang pendidikan.
Kemudian berkaitan dengan perkembangan teori administrasi dibagi menjadi dua macam, administrasi tradisional dan administrasi transisional.
B.     SARAN
Penulisan makalah yang berjudul “Pengertian Dan Fungsi Administrasi Pendidikan” ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, oleh karena itu besar harapan penulis untuk mengkritisi makalah ini, baik dari segi  isi maupun dari segi penulisan makalah.
Selanjutnya, mudah-mudahan makalah ini dapat dimanfaatkan oleh semua pembaca dan dapat dimanfaatkan. Atas kritik dan saran dari pembaca, penulis ucapkan terimakasih.


DAFTAR PUSTAKA

Daryanto, 2005, Administrasi Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta.
Nawawi Hadari, 1997, Administrasi Pendidikan, Jakarta: Gunung Agung.
Purwanto Ngalim, 2014, Administrasi Dan Supervisi Pendidikan, Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.
Sabri Ahmad, 2000, Administrasi Pendidikan, Padang: IAIN IB Press.




[1] Ngalim Purwanto, Administrasi Dan Supervisi Pendidikan, (Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya, 2014), hlm.3
[2] Daryanto, Administrasi Pendidikan, (Jakarta: Rineka Cipta, 2005), hlm. 8
[3] Hadari Nawawi, Administrasi Pendidikan, (Jakarta: Gunung Agung, 1997), hlm. 11
[4] Op. Cit., Ngalim Purwanto, hlm, 5
[5]  Ibit hlm, 6
[6] Ibit hlm, 8
[7] Ahmad Sabri, Administrasi Pendidikan, (Padang: IAIN IB Press, 2000), hlm, 10.
[8] Loc.cit, Ngalim Purwanto, hlm 11
[9] Op. Cit. Hadari Nawawi, hal. 14
[10] Loc.cit, Ngalim Purwanto, hlm 14
[11] Op. Cit. Asnawir, hal. 14
[12] Op. Cit., Hadari Nawawi, hal. 18
[13] Op. Cit., Ahmad Sabri., hal. 14
[14] Op. Cit., Asnawir, hal. 22
[15] Op. Cit., Ahmad Sabri, hal. 15
[16] Op. Cit., Asnawir, hal. 28
[17] Ibid. hal. 32
[18] Op. Cit., Ahmad Sabri, hal. 16
[19]  Ibid. hal. 16
[20] Ibid., hal 17
[21] Ibid., hal 19-20